Kamis, 20 Oktober 2016

Perbedaan Hijab dan Jilbab




Hijab dan Jilbab dapat diartikan sebagai penutup kepala. Jilbab/hijab wajib bagi para muslimah untuk memakainya, karena merupakan identitas dari seorang muslimah.

Sesuai dengan firman Allah SWT dan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang hijab pada seorang muslimah :"Hendaklah merek tutupkan tudung (selendang) mereka ke leher dan ke dada mereka" (QS: An Nur 31)

Sekarang makin berkembang modelnya, tak jarang bahkan dilengkapi dengan tambahan aksesoris agar lebih cantik dan menarik. Ternyata hijab dan jilbab memiliki makna yangberbeda mengacu pada pandangan islam



HIJAB

Asal kata hijab adalah hajaban yang artinya menutupi, dengan kata lain al-Hijab adalah benda yang menutupi sesuatu. Menurut Al-Quran hijab adalah penutup. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 58 yang memerintahkan kepada para sahabat Rasulullah SAW pada waktu mereka meminta suatu barang pada istri Rasulullah SAW, untuk memintanya dari balik hijab. Jadi, hijab secara umum bisa diartikan sebagai tirai pembatas atau penghalang.



JILBAB

Jilbab juga sering diartikan sebagai penutup kepala. Padahal bila membaca firman Allah SWT dalam surat Al-Ahzab jilbab berarti kain yang digunakan untuk menutup seluruh tubuh sebagai pelindung dari gangguan. Jadi bisa diartikan bahwa jilbab sebenarnya adalah baju yang biasa kita sebut jubah atau gamis.

Jilbab yang dapat melindungi tentulah yang menutup seluruh tubuh, longgar atau tidak ketat, tidak menerawang, dan tidak mencolok warnanya. Karena hal-hal tersebut lah yang dapat mengundang perhatian orang banyak. Inilah yang perlu kita diperhatikan oleh para wanita yang selalu berproses untuk menutup aurat secara sempurna.





0 komentar:

Posting Komentar